Dumay :D

Dunia Maya atau biasa disebut Dumay. Sebuah dunia yang tak pernah aku sangka memasukinya.Yahh..memang aq punya sebuah sosmed, facebook. Tapi dunia maya disini yang saya maksud adalah benar-benar dunia maya yang benar-benar maya. Dimana saya bergaul dengan orang-orang baru sepenuhnya. Orang –orang yang tak pernah saya kenal sebelumnya. Selama ini saya tak pernah benar-benar sepenuhnya terlibat di dunia maya. Teman-teman yang saya punya di sosmed  adalah teman-teman saya yang nyata, yang pernah saya kenal. Setidaknya mereka pernah berada dalam bagian hidup saya entah teman sd, smp atau sekedar kenalan iseng di suatu tempat. Kalaupun saya tidak mengenal secara langsung, itu adalah teman dari teman saya. Jadi masih bisa dipertanggung jawabkan bahasa saya. Jadi saya benar benar tau bahwa mereka nyata. Bahwa mereka memiliki kehidupan seperti dalam sosmed mereka, setidaknya tergambarkan sedikit. Bukankah saat ini untuk melihat karakter seseorang cukup melihat sosmednya. Cukup liat status fb, kicauannya di twitter atau hal hal yang dia posting. Secara tidak langsung menggambarkan karakter orang tersebut.

Setelah mengalami fraktur dan harus bedrest untuk beberapa bulan (saya harus mengulang bedrest dari awal karena ketahuan panggul saya juga patah setelah 3 minggu op tibul dan pergelangan tangan), saya harus terhubung dengan dunia maya. Dunia saya yang biasanya luas sekarang hanya sebatas kamar. Hiburan saya hanya buku, lagu, dan internet. Sejak fraktur saya rajin browsing segala sesuatu tentang patah tulang. Hingga akhirnya saya bertemu dengan grup patah tulang. Ada dua grup patah tulang yang saya ikuti pada awalnya. Ada banyak memang grup patah tulang tapi terkadang beberapa anggotanya sama saja,hehehee…
Pengalaman saya mengenal orang baru di dunia maya pun dimulai pun. Dari dunia maya itu saya banyak bertemu orang. Banyak meng-add orang (sesuatu yang malas saya lakukan) dan meng-confirm orang yang tak saya kenal. Ajaib memang…hehehe.. melakukan sesuatu yang bukan kebiasaan saya. Saya banyak mengenal dan berbagi dengan teman –teman di grup itu yang nasibnya sama dengan saya. Saya banyak meminta atau mengkonfirm pertemanan untuk berbagi cerita atau bertanya info dengan member yang punya nasib patahan sama dengan saya.

Ada banyak orang, banyak karakter yang saya kenal di dalam grup tersebut.Sangat menyenangkan mengenal orang baru. Selalu menimbulkan adrenalin baru.Banyak versi cerita penyebab patah atau latar belakang dan tempat tinggal semakin memperkaya pertemanan saya. Singkat cerita saya dan teman-teman menemukan kecocokan. Sehingga terbentuk kalongers dimana di grup chat itu untuk para kalongers yang mengalami susah tidur setelah mengalami fraktur (setelah fraktur siklus tidur saya menjadi terganggu dan mengalami insomnia). Sebetulnya hanya dari asal culik dan comot member grup dengan tujuan mempererat pertemanan dan berbagi cerita,menghabiskan waktu sampai kantuk tiba.

Dari pertemanan itu saya lebih sering bercerita dengan seseorang dibandingkan dengan teman-teman yang lain. Awal perkenalan saya adalah pada suatu postingan di sebuah grup. Saat itu saya memberi komen postingan di sebuah grup dan orang itu sibuk berkomen dengan kata “waaah”. Saya sebal sekali membaca komen itu, tidak penting dan tidak memberi solusi pikir saya :D. Saya perhatikan orang itu suka sekali nge-like komen dan postingan orang. Hampir di setiap posting atau komen pasti ada jempol orang itu. Hingga akhirnya d grup lain dia mengupload hasil ronsennya yang ternyata mirip dengan kondisi saya. Merasa teman senasib saya pun komen di ronsen dia dan ini adalah awal perkenalan resmi kami. Saya memberi contoh gerakan untuk dilatih dan sempat berpikir bahwa dia termasuk anak manja karena hobinya mengeluh linu :D.

Entah bagaimana ceritanya kami menjadi teman yang baik, saya pikir. Banyak cerita yang dibagi dan banyak nasehat atau pendapat yang terlontar. Dia adalah sosok yang menyenangkan dan baik hati,terlalu baik terkadang. Sosok yang menyukai mempelajari karakter orang. Dari dia saya belajar pengalaman baru tentang dunia maya. Bahwa dunia itu tidak seburuk yang saya pikir. Selama ini saya termasuk orang yang nyinyir dengan dumay. Apalagi ketika mendengar ada orang yang sampai berpasangan baik pacaran atau menikah lewat perkenalan di dunia maya. Saya selalu terbengong tidak mengerti. Bagaimana mungkin bisa percaya dengan orang asing yang awalnya dikenal dari sosmed dan akhirnya menghabiskan waktu bersama. Kebetulan ada beberapa teman saya yang mengalami. “Kita tidak harus nyicipin air laut buat tahu kalo rasanya asin.” Itu adalah kalimat yang dia tulis pada saya. Karena saya tidak pernah mengalami, tidak mengerti bukan berarti saya harus  nyinyir akan hal itu. Kita bisa belajar dari pengalaman orang lain.
Selama ini saya selalu menganggap dumay adalah dunia awang-awang tempat orang bermimpi. Dimana orang-orang kebanyakan hanya ingin bersenang-senang melepas kepenatan dari kehidupan nyata walau sejenak. Tak pernah ada yang serius kecuali mereka membawa dunia maya itu ke dunia nyata. Tapi dia tidak sependapat dengan saya. Saya kurang ingat persis dengan apa yang dia tulis. Tapi menurutnya manusia bukan software, meskipun ada di dunia maya. Toh mereka hidup di dunia nyata. Mereka punya ekspresi dan saat ini saya tidak berhadapan dengan software kan tanyanya.

Usia dia jauh dibawah saya, tapi terkadang saya terbengong dengan pemikirannya yang bisa dewasa dan kemudian kembali menjadi sosok bocah yang rewelnya seperti anak TK. Mungkin itu yang membuat pertemanan kami menjadi berwarna ada kalanya kami bicara serius tentang kemajuan fraktur kami hingga calon presiden 2013. Tapi seringnya topik-topik ringan jadi bahasan kami. Berbagi pendapat itu yang kami lakukan dengan cara pandang yang berbeda dari latar belakang berbeda.
Saya menikmati pertemanan ini, menikmati waktu yang saya habiskan bersama dia. Walau terkadang saya chat sambil terkantuk kantuk.Saya yakin dia juga seperti itu. Bahkan sering dia harus menemani teman kalongers yang lain, bukan cuma saya. Tapi itulah dia orang yang baik. Bagi saya dia bisa menjadi teman, adik dan terkadang seperti kakek saya, ketika dia mulai ceramah dan berpendapat dengan serius :)). Sayang pertemanan kami tidak seperti dulu karena kesalahpahaman. Sekarang tidak ada lagi diskusi seperti dulu.

Saya hanya ingin berterimakasih atas semua waktu yang telah dia beri untuk saya. Telah menjadi teman dan adik saya. Buat saya pertemanan ini istimewa. Seperti yang saya sering tulis saya selalu takjub dengan pertemanan ini. Saya bisa bicara dengan bebas, ngalor ngidul, menceritakan hal-hal yang terkadang tidak saya ceritakan pada siapa pun termasuk dengan orang terdekat saya. Ajaib rasanya :D Terlebih dengan statusnya sebagai orang asing di hidup saya. Saya tidak pernah bicara sebebas itu dengan orang asing. Orang yang tak pernah saya kenal atau lihat sebelumnya.

Dia selalu bilang akan memberikan perhatian kepada orang yang butuh perhatian, untuk memberi semangat. Saya juga berterimakasih atas itu. Setidaknya lewat hari-hari yang saya lewati beberapa bulan ini dari bahasa chat dia, sangat menghibur. Cukup membuat saya tersenyum, tertawa, dan merasa tidak sendiri. Saya hanya berharap perhatian yang dia berikan kepada saya atau orang lain memang benar-benar tulus. Terutama untuk saya, bukan karena KASIHAN. Ya, saya memang fraktur. Tapi bukan berarti saya patut dikasihani. Saya akan bangkit dan membangun dunia saya kembali. Jika memang perhatian itu karena kasihan. Terimakasih Tuan saya tidak butuh itu!!!

Meski saya menulis menghibur, bukan berarti saya menganggap dy sekedar hiburan atau mainan. Dia bukan software atau benda mati. Dia punya ekspresi dan perasaan. Saya sudah mencoba untuk berbagi perasaan itu dengannya. Setidaknya mendengarkan dia bercerita dan memberi masukan semampu saya. Saya pikir itu sudah cukup dengan posisi saya sebagai teman dan kakaknya di dunia maya. Kadang saya merindukan hari-hari itu. Pada waktu tertentu dini hari seperti biasa saya terbangun dan biasanya dia masih terbangun dan kami berbincang hingga salah satu tertidur. Dia sudah memulai hari nyatanya sekarang dan tidak mungkin kami begadang lagi seperti biasa. Kembali kepada pekerjaannya, pacarnya, dan aktivitas dia yang lain. Tapi saya merindukan diskusi itu. Terkadang sambil menanti kantuk saya iseng mebuka fb sekedar share sesuatu atau menulis status tak penting. Saya masih menemukan jempol dia berkeliaran. Biasanya ketika saya onlen fb tak lama akan ada yang memanggil saya lalu kita ngobrol ga jelas, begadang seperti biasa. Tapi sekarang tidak ada lagi dan rasanya aneh,benar-benar aneh.

Saya meminta maaf jika selama ini selalu menjadi orang menyebalkan untuk dia. Saya selalu ingin dan berusaha menorehkan goresan menyenangkan di tiap papan hati seseorang. Tapi dengan kesalahpahaman ini saya tidak bisa menghapus goresan buruk itu. Biar dia yang menghapusnya sendiri  dan waktu akan membantu dia untuk menghapus. Saya sudah menghapus goresan itu di papan hati saya, membiarkan cerita yang baik tetap tersimpan. Hanya ingin kembali membina hubungan yang baik. Menjalin  silahturahmi yang terputus. Tidak berlaku seperti orang asing meski bersikap seakan normal di depan yang lain. Tapi tetap saja percakapan yang dipaksakan itu berbeda kelihatannya.   

Saya menggambarkan pertemanan kami seperti ini dan berharap bisa seperti itu. Di suatu taman kami bertemu karena kebetulan kami membawa buku yang sama. Kemudian kami berdiskusi tentang buku itu, berbagi pendapat tentang cerita di buku itu. Terkadang dia berlari, berbincang dengan yang lain meninggalkan saya duduk di bangku taman. Tapi kami masih bisa melihat dan dia melambaikan tangan untuk memastikan saya baik-baik saja. Dan ketika dia lelah berlari dia akan kembali ke bangku itu, sekedar duduk melepas lelah. Tapi sekarang bangku itu kosong, hanya saya sendiri di situ. Saya berharap dia akan kembali ke bangku itu. Bahkan ketika nanti saya juga akan pergi dari bangku itu, suatu saat kami akan kembali lagi ke taman dan bangku itu. Mungkin kami tidak lagi hanya berdua. Dia datang dengan kekasih hatinya dan saya dengan hati yang tlah memilih saya. Kami tetap tertawa bersama, berbagi cerita lagi.  


Dunia maya adalah dunia mimpi yang simple, tidak seperti dunia nyata yang rumit dan komplek. Ada banyak orang yang berperan dan banyak hati yang terlibat. :D

Popular posts from this blog

FACIAL SENDIRI? WHY NOT!

Memasak Ala Single

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran