Reema Bicara Tentang #MemesonaItu

Suatu hari saya cekikikan saat membaca status lewat di Facebook. Seseorang meng-capture status temannya yang mengatakan bahwa Sang Kawan merasa seksi ketika sedang berkeringat. Saya tertawa karena itu lucu.

Setiap orang memiliki versi kecenya masing-masing, termasuk saya. #MemesonaItu versi saya adalah berpakaian matching dan wangi. Kesannya saya orang yang mementingkan penampilan luar banget ya, dengan definisi pakaian dan wangi. Meskipun banyak yang bilang inner lebih penting daripada outer, percayalah yang pertama dilihat orang adalah penampilan luar.

#MemesonaItu

Saya termasuk orang yang kurang setuju ketika ada yang berargumen yang penting hatinya. Aduh Sayang, ketika kamu ketemu seseorang pertama kali apakah kamu langsung terpukau dengan hatinya. Padahal waktu itu kamu hanya berpapasan tanpa sengaja di lift? Bisakah kamu melihat hatinya yang seputih salju? Ataulah suatu hari kamu terjatuh dan ditolong seseorang. Ternyata dia penampilannya biasa saja. Setidaknya terbersit di pikiran seandainya dia keren, mungkin cerita itu tak berhenti hanya di situ.

Itulah mengapa menurutku penampilan juga penting. Terutama pakaian. Semisal saat melamar pekerjaan, selain membaca CV maupun sedikit kepo di sosmed pribadi Anda, saat .melakukan interview pekerjaan, para bos tersebut akan mengamati pakaian Anda. Secara tidak langsung pakaian menunjukkan karakter.

Berpakaian rapi, tidak kusut, dan match adalah rumus utama. Kerapian pakaian tanpa noda di baju atau kekusutan sanggup menambah rasa percaya sendiri. Untuk padu padan bisa disesuaikan selera. Saya sendiri bukan orang yang pintar memadu madankan baju. Rumusnya jangan main tabrak. Kalaupun mau main tabrak, tetap cari sesuatu yang senada biar orang enggak pusing banget melihatnya.
MemesonaItu
Baju bermotif, jilbab polos dan Sandal Jepit :D
Biasanya saya memilih mau memakai baju atau celana model apa hari ini. Mau yang polos atau motif. Lalu ambil satu warna yang ingin ditonjolkan. Kalau kebetulan celana atau bajunya polos, berarti jilbab atau sepatu harus motif. Saya bukan tipe yang berani tabrak lari seenaknya, jadi ya kalau sudah motif harus ada yang polos. Biar terlihatnya enggak plain gitu aja.

Selain cara berpakaian, ada yang penting juga. WANGI. Ini wajib ya. Kalaupun enggak wangi ya, enggak berbau deh. Karena kalau cakep tapi bau badan, ya ilfil deh. Pernah suatu hari saya melihat cowok ganteng. Dari jauh Wow banget. Terus Si Mas-mas mendekat ke arah kita dan zonk. Ekspetasi tak sesuai dengan kenyataan. Si Mas boleh ganteng tapi BB. Sedih rasanya.

It's a big NOOOOOO... .
Wangi ini penting lho. Sayang, tidak semua sadar. Yang sedihnya tidak semua orang berani bilang kalau aroma temannya kurang sedap. Alasannya takut bikin tersinggung, itu hal yang tabu dibicarakan. Akhirnya didiamkan saja terus jadi omongan dengan teman-teman yang lain. Menyedihkan kan? Di depan semua terlihat baik-baik saja. Tapi di belakangnya ngomongin terus ketawa-ketawa heboh. Hmm… .

Cara untuk menjaga aroma tubuh ya musti jaga kebersihan badan. Rajin mandi dan cuci baju dengan bersih. Hindari makanan maupun minuman yang menyebabkan aroma tidak sedap. Rajin minum air putih. Selain itu bisa juga menggunakan deodorant atau parfum. Ada banyak di luar sana. Sesuaikan saja dengan selera dan pribadimu. Tinggal semprot- semprot, wangi deh.

Berikut cerita saya tentang memesona. Mungkin versi memesona saya dengan yang lain berbeda. Tapi itu kan pilihan. Sesuai dengan pribadi masing-masing. Yang penting kita merasa nyaman dengan diri kita. Enggak mengganggu orang lain. Selalu bersyukur dan bahagia juga bisa mengeluarkan aura pesona lhoo… .

#MemesonaItu

Note: 
Gambar bau badan diambil dari : 
https://1.bp.blogspot.com/P25YqKUcxYg/V5FLdYwajLI/AAAAAAAAAi4/61V6BfpNYW8KTZsDIYYwnLvuT8O3vD7JwCEw/s1600/bau-badan.gif

Popular posts from this blog

FACIAL SENDIRI? WHY NOT!

Memasak Ala Single

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran