[FF Cinta Pertama] KAMU

Aku jatuh cinta sejak melihatmu di sebuah tabloid. Aku terpesona. Mungkin ini yang mereka sebut cinta pandangan pertama. Walau aku tak pernah percaya akan itu. Pesonamu terlalu kuat mengikatku. Tak pernah kurasa keinginan memiliki yang begitu kuat. Seperti inikah rasanya cinta pertama? Istimewa, seperti kamu.


“Menjijikkan,” komentar mereka saat aku membawamu ke rumah. Aku tak perduli, kuharap kau tak sakit hati mendengarnya. Ada aku disini. Aku yang selalu melindungimu. Percayalah!


Kau mampu membuatku tertawa. Seburuk apapun hariku, saat melihatmu resah itu hilang. Kepalamu yang botak terlihat menggelikan saat bergerak. Saat ingin kucium, kau selalu menghindar. Malukah?


Kesibukan yang bertambah, membuatku sering meninggalkanmu. Aku minta maaf. Dalam dukaku kau selalu menjadi tempat cerita. Ketika aku tersedu, lagi-lagi kau ada untukku. Saat aku tak disampingmu, sepikah yang kau rasa? Sering aku menemukanmu terdiam membatu. Mungkin sudah saatnya aku mencarikan teman baru untukmu. Yah, sebagai pengganti diriku saat kita berjauhan. Teman yang bisa mengerti dirimu. Mendengarmu.


Akhirnya aku memilih dia. Seseorang yang aku yakini bisa jadi teman baikmu. Sepertinya kalian akur. Sering aku melihat kalian berdekatan. Iri rasanya. ataukah karena tempat ini terlalu sempit untuk kalian? Aku harus mencari tempat yang lebih luas.


Lelah bekerja, yang ingin kulihat kalian. Tapi kali ini tempatmu kosong. Kalian lenyap.


“Micha… Michi,” serak namaku memanggil. Kalian tak hadir. Hilang kemanakah kalian? Seharusnya tak kupindahkan kalian ke baskom. Tempat itu terlalu rendah hingga kalian bisa keluar. Kuletakkan makanan kesukaanmu di ujung ruangan. Berharap kalian mengenali bau dan mendatanginya.



Micha dan Michi, kura-kura kesayanganku, kembalilah...  

Popular posts from this blog

FACIAL SENDIRI? WHY NOT!

Memasak Ala Single

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran