Dulu saat saya memutuskan tinggal di ibukota, salah satu hal yang sangat saya pikirkan adalah soal udara di Jakarta. Tubuh saya memang sensitif. Jika ada yang tidak cocok, maka tubuh akan bereaksi.
Biasanya saat libur sekolah, pasti main ke Jakarta. Dan saat di Jakarta, saya terlalu lama berada di luar ruangan, maka malam harinya batuk-batuk. Begitu terus, berulang.
Untungnya di tahun ketiga di Jakarta, mungkin karena sudah terbiasa, batuk-batuk itu tak lagi dialami. Mau di luar ruangan seharian pun, saya baik-baik saja. Masalah kembali timbul sepulangnya dari mudik di kota asal, Solo.





