AKTIFKAN HARI TANPA TOXIC

August 31, 2018


Sejak memutuskan tinggal di Jakarta, saya sudah harus siap dengan konsekuensinya. Kemacetan, individualisme dan lain sebagainya.  Sempat kaget dengan rutinitas di kantor baru. 

Stress tersebut muncul dengan gatal dan merah-merah di seluruh tubuh. Rupanya tak hanya jiwa yang butuh adaptasi, raga pun juga.

Aktivitas di Ibukota dimulai dengan berangkat super pagi jika tak mau terjebak kemacetan. Pulang tepat waktu jika tak ingin macet lagi. Meleset sedikit pasti sudah terjebak diantara kemacetan lalu lintas.


Sayangnya terkadang ada pekerjaan yang tak bisa selesai di jam kerja.Akhirnya lembur.  Mau tak mau, dijalankanlah tugas negara itu. Untuk memperingan beban hidup, saya memilih kost dekat kantor. Biar waktu tak habis di jalan. Satu masalah terselesaikan.

Efek banyaknya kendaraan, pasti menghasilkan polusi. Terlebih ritme kerja yang baru ini butuh tenaga ekstra. Karyawan harus siap 24 jam. Terkadang ada pekerjaan dadakan. Selain tugas dalam ruang, tentu saja ada tugas luar. Bahkan bisa saja berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Artinya wajib siap berhadapan dengan polusi.

Tubuh bugar sangat dibutuhkan. Harus jaga diri biar tetap #AsikTanpaToxic karena sakit itu enggak enak.  Biar tetap asyik ada beberapa hal yang kulakukan.

Berusaha selalu positif. Hindari “toxic” people

Namanya hidup pasti ketemu  banyak orang. Adakalanya bentrok baik simpan di hati atau bahkan jadi masalah. Enggak ikut campur urusan orang adalah solusinya. Selama enggak bersinggungan dengan kita, berusahalah tak peduli. Jangan juga bertingkah yang mengundang omongan.
Ada plus minusnya tentu saja. Tapi daripada makan hati, lebih baik bersihkan hari aktifmu. Pasang batasan diri. Bahagiakan hatimu tanpa merusak bahagia orang lain.  
Abaikan yang tak penting


Olahraga dan makan teratur

Semua orang juga tahu kalau olahraga itu penting. Sempatkan meski hanya sesaat. Apalagi kebanyakan bekerja di depan komputer, jangan lupa untuk gerakkan badan. Gerak-gerak dikit buat perengangan. Dulu olahraga favorit saya adalah bersepeda. Berhubung di Jakarta enggak ada sepeda, jadinya diganti dengan semampunya. Semacam sit up, squad, olahraga yang tak butuh alat.

Pola makan teratur mampu menjaga kondisi badan tetap fit. Perbanyak buah dan sayur. Keduanya mengandung antioxidant yang baik untuk tubuh.  Menjadi anak kost bukan menjadi alasan saya untuk bergaya hidup tidak sehat.

Jika badan sedang terasa tidak fit, saya jarang sekali minum obat. Biasanya perbanyak vitamin, air putih, gerak, dan minum madu. Madu adalah kesukaan saya. Saya lebih sering menggunakan madu sebagai pengganti gula.

Suatu hari saat di minimarket, saya menemukan minuman baru, Natsbee Honey Lemon. Kemasannya yang berwarna kuning, menarik mata. Pas banget saya yang cinta dengan madu atau produk dengan madu.  Tentu saja saya tak akan melewatkan produk ini.


NATSBEE Honey Lemon, dari nama dan kemasannya terlihat jelas bahwa minuman  ini merupakan minuman madu dan lemon. Wow.. dobel manfaat yang disatukan.

Lemon dikenal banyak mengandung vitamin C . Selain itu dia digunakan sebagai bahan detoks tubuh. Pernah saya rutin minum perasan lemon yang dicampur dengan air hangat di pagi hari sebelum mengkonsumsi apapun. Tubuh terasa lebih segar dan pencernaan lancar. Karena hal itu lemon dapat digunakan sebagai salah satu cara diet.

Madu selain diminum, dia juga bisa digunakan untuk kecantikan. Biasanya ketika mulut kering atau pecah-pecah, saya akan mengoleskannya ke bibir. Madu juga kaya antioksidan serta dapat membantu mencegah diabetes.

Dua kandungan hebat yang terkandung dalam Natsbee Honey Lemon semakin membuat saya yakin untuk mencoba. Saat diicip, rasanya segar. Yang paling saya suka adalah minuman ini tidak meninggalkan rasa tak enak di tenggorokan. Bahkan setelah beberapa saat, dia juga tak membuat tenggorokan saya sakit. Yuhuu… .




You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

kumpulan-emak-blogger

Flickr Images