Memasak Ala Single

Memasak adalah salah satu aktivitas emak yang aku sukai. Etapi bukan berarti aku hobi masak lho. Yah, bisa dikit-dikit sih. Lumayanlah buat bekal pamer ke camer. Setidaknya aku bisa kok bedain merica dan ketumbar.

Sumber referensi resep berasal dari internet. Tinggal tulis di kotak pencarian trus telusuri. Dapat deh berbagai pilihan resep yang dimau. Mulai dari versi alakadarnya hingga versi rumit. Yang terpenting sih, Mbah Google ini enggak akan ngetawain atau kasih komen yang enggak asyik.

Pernah dapat pengalaman kurang menyenangkan soal resep. Setiap kali tanya resep ke orang, kebanyakan malah nyuruh buat beli jadi, enggak usah masak. Bahkan kakak sepupu membawakan makanan yang kumau saat kutanya cara masak masakan ini atau ino. Maklum juga sih, mereka berpkir aku kan tinggal sendiri, jadi antara proses memasak dan makannya enggak sebanding. Belum nanti bersih-bersihnya. Repot. Beli jadi, tinggal makan jadi deh.

Tapi ya namanya cewek, pingin dong belajar masak sesekali. Lagipula nanti kalau enggak bisa masak diketawain. Diomongin macem-macem. Motong wortel salah juga jadi bahan tertawaan. Tapi disisi lain, saat mau belajar masak malah dibilang ribet. Maunya apa sih???

Beruntung aku hidup di dunia digital. Enggak kebayang deh kalau enggak ada internet. Hidupku hambar. Secara jika aku menemukan kesulitan cari petunjuknya juga lewat internet. Begitu pula dengan resep. Tinggal pilih-pilih aja sesuai yang dimau.

Seperti yang tertulis diatas, aku hidup sendiri. Berarti porsi yang dibuat juga porsi kecil. Selain itu karena masih taraf belajar, pilih resep yang bahan dan caranya mudah. Biasanya sih aku buka beberapa resep masakan bersama-sama. Bisa sampai buka sepuluh tab secara bersamaan.

Selanjutnya cermati bahan yang digunakan dan cara memasak. Perhatikan juga komen-komen di artikel tersebut. Kalau banyak yang sukses, berarti masakan itu gampang dibuat. Dari beberapa pilihan, persempit. Tutup tab-tab yang sekiranya tidak termasuk dalam kategori GAMPANG.

Tengok ukuran bahan resep. Biasanya sih saya tulis di kertas. Resep A butuh ayam sekilo, bawang merah merah 10, dsb. Sedangkan resep B ayam sekilo butuhnya 3 siung bawang merah. Begitu pula resep-resep lainnya. Dari tulisan itu bisa terlihat bumbu apa saja yang sama. Tandai yang berbeda. Setelah itu perhatikan cara masak.

Biasanya setelah beberapa cara diatas, aku menemukan resep yang kumau. Ada dua pilihan sih yaitu melakukan sesuai cara resep atau modifikasi. Untuk bahan dan bumbu biasanya aku ikut resep tapi dibuat porsi kecil. Contoh jika di resep ayam sekilo butuh 10 siung bawang merah, maka aku buat porsi seperempatnya. Beli ayam cukup seperempat kilo, berarti bawang merahnya antara 2 atau 3 siung.

Khusus untuk bahan-bahan yang susah atau mahal dan kurang dipahami fungsinya, biasanya aku skip. Tapi tak kadang aku cari info tentang bahan itu lalu mencari bahan pengganti yang manfaatnya mirip. Dalam cara memasak pun juga begitu. Pelajari dulu alasan kenapa musti begini atau begitu. Jika sulit bisakah dirubah? Dengan cara apa? Pokoknya prinsipnya adalah memasak mudah dengan cara menyenangkan. Sesuaikan saja dengan kondisi.

Aku tidak pernah menggunakan alasan tidak punya untuk tidak memasak. Berawal dari memperhatikan komen-komen di artikel resep, aku jadi mengenal berbagai grup memasak online. Setelah aku bergabung, banyak deh menemukan alternatif memasak.Contohnya aku enggak punya oven. Tapi bisa bikin macaroni panggang juga pizza. Cukup berbekal teflon dan aluminium foil. Semua ilmu itu didapat dari grup memasak. Tinggal rajin prakteknya.

Soal rasa alhamdulillah belum ada komplain yang menyakitkan. Yah kalau ada yang komen keasinan atau kegosongan masih wajar menurutku. Enggak ada juga yang sampai sakit gara-gara masakanku. Temen-temen kantor juga enjoy saat aku bawa masakan. Bahkan kadang mereka bertanya kenapa aku enggak bawa masakan lagi. Itu berarti rasanya lumayan enak kan.  Jadi tambah semangat belajar masaknya!!!

Ini beberapa contoh masakanku :*

cheesecake oreo

puding lava


Popular posts from this blog

FACIAL SENDIRI? WHY NOT!

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran